Untuk gampangnya, clause adalah anak kalimat; jadi clause merupakan bagian dari kalimat tetapi memiliki subyek dan katakerjanya sendiri. Perhatikan contoh berikut:
1. She suggested that I marry her sister.
Kalimat pada contoh 1 ini terbagi dalam dua clauses, yaitu
She suggested dan that I marry her sister
Kalau kita perhatikan kedua clause ini, ada perbedaan signifikan. Pertama bahwa “She suggested” dapat berdiri sendiri sebagai kalimat dan sudah memberikan makna yang utuh. Kedua, “that I marry her sister” tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat, dia hanya bisa menjadi kalimat jika berada bersama dengan clause yang lainnya (She suggested). Coba saja Anda berbicara kepada seseorang, dan langsung mengatakan “that I marry her sister”. Yang diajak bicara pasti bingung. Tetapi maknanya menjadi jelas dan terang kalau kita mengatakan “She suggested that I marry her sister”.
Karena situasi ini, maka kita mengatakan bahwa She suggested independent clause (karena bisa berdiri sendiri) that I marry her sister dependent clause (karena tidak bisa berdiri sendiri)
Uraian singkat ini mudah-mudahan bisa memberikan penjelasan. Silakan Anda pelajar secara mandiri modul Anda halaman 1.2 sampai dengan 1.4.
Types of Dependent Clause
Dependent clause (yang tidak bisa berdiri sendiri) bisa berupa noun (yang kemudian disebut dengan noun clause), bisa berupa adjective (yang kemudian disebut dengan adjective clause), bisa juga berupa adverb (yang kemudian disebut adverbial clause).
Noun Clause
Kita ambil noun clause sebagai contoh. Noun clause adalah noun yang memiliki subyek dan katakerjanya sendiri sebagaimana layaknya kalimat atau anak kalimat. Pelajari contoh ini.
2. How did I know what you thought.
Ini adalah dependent clause yang berfungsi sebagai benda (noun clause). Bagaimana kita tahu kalau itu benda? Setelah kata know biasanya kata berikutnya adalah benda.
2
Modul 1 & Modul 2
Ini contoh lain untuk dependent clause. 3. I believe that everything happens for a reason.
Selanjutnya silakan Anda pelajari secara mandiri modul Anda halaman 1.2 sampai dengan 1.6.
Adjective Clause
Tentu saja, ini adalah clause yang berfungsi sebagai adjective. Ingat, fungsi adjective adalah menerangkan noun. Saya ambil satu contoh dari modul:
4. The car that he drives is very expensive.
“that he drives” adalah clause yang menerangkan “the car”. Karena fungsinya yang menerangkan noun, maka dinamakan adjective clause. Ini satu contoh lagi dari modul:
5. I like the novel that he wrote.
“that he wrote” adalah adjective clause yang menerangkan tentang “the novel”.
Selanjutnya, silakan Anda pelajari secara mandiri modul Anda halaman 1.6 sampai dengan 1.7.
Adverbial Clause
Yang ini, tentu saja, adalah clause yang berfungsi sebagai adverb. Kita langsung saja ke contoh dari modul
6. He gave the money to the man who had done the work.
Pada contoh ini, clause “to the man who had done the work” menerangkan kegiatan “gave the money”. Karena dia menerangkan verb, maka dia disebut adverbial clause.
Ini contoh lain:
7. It was very noisy when Jim studied in the Sweet Shop for his chemistry quiz.
Sekarang silakan Anda mempelajari modul Anda secara mandiri halaman 1.7 sampai dengan 1.9.
Ini adalah dependent clause yang berfungsi sebagai benda (noun clause). Clause ini juga suka disebut sebagai “that clause” karena menggunakan “that”.
Ini adalah adverbial clause yang ditandai dengan dependent marker “when”. Dependent marker lainnya yang bisa digunakan antara lain: after, although, as, as if, because, before, even if, even though, if, in order to, since, though, unless, until, whatever, when, whenever, whether, dan while.
3
Modul 1 & Modul 2
Sentence
Barangkali perlu sedikit membahas apa itu kalimat. Secara makna, serangkaian kata-kata itu disebut kalimat jika memberikan pemahaman yang utuh. Secara fungsi, serangkaian kata-kata itu disebut kalimat jika di dalamnya terkandung subject dan predicate. Di sini kita, yang merupakan pengguna bahasa Indonesia, harus hati-hati. Di dalam bahasa Inggris, dalam suatu predikat harus ada katakerjanya, dan keberadaa kata kerja ini mutlak. Dalam bahasa Indonesia, keberadaan katakerja dalam kalimat tidak mutlak. Berikut contohnya:
8. I need a new pencil.
9. She is sick.
Di dalam modul dikemukakan bahwa suatu kalimat bisa terdiri dari satu kata. Silakan baca dan pelajari sendiri.
Clasification of Sentence
Klasifikasi kalimat terbagi dalam dua kategori besar, yaitu klasifikasi berdasarkan Classification by types dan Classification by the number of full predications.
Classification by types
Declarative Sentence adalah kalimat yang memberikan informasi atau pendapat. Pelajari contoh berikut: 10. I am find. 11. She was playing in the yard. 12. He goes to bed before 10. 13. Math is a difficult subject.
Interrogative
Ini adalah kalimat tanya, sebagaimana contoh berikut: 14. Are you alright 15. Did she find her lost pen? 16. Have you read the letter? 17. Why are you here? 18. Where did you go?
ini adalah predicate yang di dalamnya ada katakerja need.
ini adalah predicate yang di dalamnya ada katakerja is. Dalam bahasa Indonesia, kita bisa langsung mengatakan “Dia sakit” dan dalam kalimat ini tidak ada katakerja, tetapi tetap bisa disebut kalimat. Dalam bahasa Inggris, kita tidak bisa mengatakan “she sick”.
Yes-No Questions
Question-word Questions
4
Modul 1 & Modul 2
Imperative sentence
Ini merupakan kalimat perintah atau permintaan. Kalimat ini diakhiri dengan tanda seru (!). Perhatikan contoh berikut. 19. Stop! 20. Be quiet! 21. Take it! 22. Open the door! 23. Wait here, please!
Exclamation Sentence
Tipe ini digunakan untuk mengungkapkan emosi, seperti rasa kagum, gembira, atau perasaan lainnya. Biasanya, tipe ini diawali dengan kata what atau How. Pelajari contoh berikut.
24. What a party! 25. What beautiful eyes! 26. How beautifully she danced
Classification by the number of full predications
Simple Sentence
Ini kalimat sederhana yang hanya memiliki satu ide atau pemikiran saja. Pelajari contoh berikut. 27. Amy studied biology. 28. Aji was ini Yogyakarta. 29. She plays violin well.
Compound Sentence
Ini merupakan kalimat yang menggabungkan dua (bisa lebih) ide atau pemikiran. Pelajari contoh berikut. 30. She cooked in the kitchen and I worked in my study.
Pada contoh 30 ini ada dua ide atau pemikiran, yaitu “She cooked in the kitchen” dan “I worked in my study” yang disatukan dengan menggunakan conjunction “and”.
Kalau Anda perhatikan, kedua clauses pada contoh 30 ini memiliki posisi yang setera; keduanya bisa berdiri sendiri tanpa tergantung kepada yang lainnya.
Dalam compound sentence, penyatuan dua dependent clauses ini dilakukan dengan menggunakan kata penghubung (conjunctions). Conjuctions yang dapat digunakan antara lain also, besides, moreover, still, therefore, consequently, otherwise, accordingly, however, nevertheless, then, thus, furthermore, on the other hand.
Untuk compund sentence ini, silakan selanjutnya Anda pelajari modul Anda halaman 1.21 sampai dengan 1.24.
Imperative Sentence ini seperti tidak memiliki subject, tapi sebenarnya ada subject-nya, hanya tidak disebutkan. Kata “Stop!” misalnya, sebenarnya bermakna “You stop!”.
[Pesta yang hebat!]
[Mata yang indah!] [Betapa indahnya dia menari!]
5
Modul 1 & Modul 2
Complex Sentence
Complex sentense adalah kalimat yang terdiri dari satu independent clause ditambah dengan satu atau lebih dependent clause (atau subordinate clause). Pelajari contoh berikut yang saya ambil dari modul dengan seksama.
31. You should lock the doors before you leave the house.
32. When the conductor appeared on the stage, the audience applauded loudly.
Silakan Anda pelajari modul Anda halaman 1.24 sampai dengan 1.25.
Compound Complex Sentence
Compound complex sentence terbuat dari dua independent clause ditambah dengan satu atau dua dependent clause. Pelajari contoh berikut:
33. Although I like to go camping, I haven't had the time to go lately, and I haven't found anyone to go with.
Analisis untuk kalimat ini adalah sebagai berikut
Although I like to go camping dependent clause I haven't had the time to go lately independent clause I haven't found anyone to go with independent clause
Ini adal contoh lain. 34. We decided that the movie was too violent, but our children, who like to watch scary movies, thought that we were wrong.
Analisis untuk kalimat ini agak rumit. Pelajari dengan seksama:
We decided that the movie was too violent independent clause (but) our children thought that we were wrong independent clause who like to watch scary movies dependent clause
Satu contoh lagi untuk Anda 35. I usually use a pick whenever I play the guitar, or I just use my fingers.
I usually use a pick independent clause whenever I play the guitar dependent clause (or) I just use my fingers independent clause
Untuk selanjutnya, silakan pelajari modul Anda halaman 1.25 – 1.26.
Dependent clause. Independent clause
Dependent clause. Independent clause
6
Modul 1 & Modul 2
Modul 2: Conjunction
Coordinate conjuction
Penggabungan kata
Termasuk pada coordinate conjunction adalah and, but, or, yet, so, dan for. Coordinate conjunction ini berfungsi untuk menyatukan dua kata atau lebih. Kata-kata yang bisa disatukan bisa nouns, bisa verbs, bisa adjectives, bisa juga adverbs.
Penggabungan dua nouns 36. Anton and Tony are brothers.
37. I need books and pencils.
Penggabungan dua verbs 38. She slipped and fell down.
Penggabungan dua adjectives 39. She not clever but beautiful
Penggabungan dua adverbs 40. They moved quickly but quietly
Informasi lebih lengkap ada di halaman 2.2 – 2.4 modul Anda.
Penggabungan frasa
Perhatikan contoh yang saya ambil dari modul ini. 41. The choir sang traditional songs and the national anthem beautifully.
Banyak contoh lagi di modul Anda; silakan pelajari halaman 2.5 – 2.7.
Functional unit joined by coordinate
Bagian ini tidak akan saya kupas di sini; silakan Anda pelajari secara mandiri pada halaman 2.7 – 2.9.
Kata Anton dan Tony digabungkan oleh and.
Kata books dan pencils digabungkan oleh and.
Katakerja slipped dan fell down digabungkan oleh and.
Katasifat clever dan beautiful digabungkan oleh but.
Kata quicly dan quietly digabungkan oleh but.
dua frasa ini (traditional songs dan the national anthem) digabungkan oleh and.
7
Modul 1 & Modul 2
Subordinate conjunctions
Penjelasan untuk masalah ini saya kira lebih baik dengan contoh. Perhatikan kalimat berikut (yang saya ambil dari modul halaman 2.17): 42. He could not complete the programme because he could not finish doing his research.
Subordinate conjunctions lainnya yang dapat digunakan antara lain: after although as because before if once since that though till unless until whenever whereas while
Tabel 2.1 pada modul halaman 2.18 – 2.20 memberikan contoh lengkap mengenai subordinate conjunction dalam penggunaannya.
Two word conjunctions
Suatu conjunction tidak selalu terdiri dari satu kata, tetapi juga ada yang terdiri dari lebih dari satu kata. Perhatikan dan pelajari beberapa contoh berikut yang saya ambil dari modul:
inasmuch as (=cause)
The company will have to take the case to court inasmuch as no offer has been made to pay for the damage.
now that (=cause)
Now that she has already a baby, she has to find a baby sitter.
Provided that I will come, provided that I am invited.
if only I could get more work if only there were not so much noise.
as if as though
She acted as if she were rich
Subordinate conjunctions beginning with prepositional phrase
Pada bagian ini, penulis modul menguraikan penggunaan as long as, for the purpose that, for fear that, in order that, in the hope that dan lainnya bersama dengan maknanya. Anda dapat mempelajari bagian ini pada halaman 2.22 – 2.24.
Di bawah ini diberikan contoh dalam kalimat. 43. As far as I am concerned, he can do what he likes. 44. The football team is selected for the purpose that they may win the competition. 45. Hendry studies very hard for fear that he may not be able to be the best student.
Ini adalah subrdinate counjunction karena fungsinya yang mengawali subordinate clause yang berbunyi “he could not finish doing his research”
8
Modul 1 & Modul 2
Split conjunctions
Bagian terakhir dari modul ini mengupas split conjunctions. Disebut split conjunctions karena conjunctions yang terpisah oleh kata-kata lain. Pelajari contoh di bawah ini: 46. He was injured so badly that he had to go to the hospital. 47. It is such expensive furniture that I cannot afford it.
Berikutnya silakan Anda pelajari sendiri di halaman 2.25 – 2.25.
1. She suggested that I marry her sister.
Kalimat pada contoh 1 ini terbagi dalam dua clauses, yaitu
She suggested dan that I marry her sister
Kalau kita perhatikan kedua clause ini, ada perbedaan signifikan. Pertama bahwa “She suggested” dapat berdiri sendiri sebagai kalimat dan sudah memberikan makna yang utuh. Kedua, “that I marry her sister” tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat, dia hanya bisa menjadi kalimat jika berada bersama dengan clause yang lainnya (She suggested). Coba saja Anda berbicara kepada seseorang, dan langsung mengatakan “that I marry her sister”. Yang diajak bicara pasti bingung. Tetapi maknanya menjadi jelas dan terang kalau kita mengatakan “She suggested that I marry her sister”.
Karena situasi ini, maka kita mengatakan bahwa She suggested independent clause (karena bisa berdiri sendiri) that I marry her sister dependent clause (karena tidak bisa berdiri sendiri)
Uraian singkat ini mudah-mudahan bisa memberikan penjelasan. Silakan Anda pelajar secara mandiri modul Anda halaman 1.2 sampai dengan 1.4.
Types of Dependent Clause
Dependent clause (yang tidak bisa berdiri sendiri) bisa berupa noun (yang kemudian disebut dengan noun clause), bisa berupa adjective (yang kemudian disebut dengan adjective clause), bisa juga berupa adverb (yang kemudian disebut adverbial clause).
Noun Clause
Kita ambil noun clause sebagai contoh. Noun clause adalah noun yang memiliki subyek dan katakerjanya sendiri sebagaimana layaknya kalimat atau anak kalimat. Pelajari contoh ini.
2. How did I know what you thought.
Ini adalah dependent clause yang berfungsi sebagai benda (noun clause). Bagaimana kita tahu kalau itu benda? Setelah kata know biasanya kata berikutnya adalah benda.
2
Modul 1 & Modul 2
Ini contoh lain untuk dependent clause. 3. I believe that everything happens for a reason.
Selanjutnya silakan Anda pelajari secara mandiri modul Anda halaman 1.2 sampai dengan 1.6.
Adjective Clause
Tentu saja, ini adalah clause yang berfungsi sebagai adjective. Ingat, fungsi adjective adalah menerangkan noun. Saya ambil satu contoh dari modul:
4. The car that he drives is very expensive.
“that he drives” adalah clause yang menerangkan “the car”. Karena fungsinya yang menerangkan noun, maka dinamakan adjective clause. Ini satu contoh lagi dari modul:
5. I like the novel that he wrote.
“that he wrote” adalah adjective clause yang menerangkan tentang “the novel”.
Selanjutnya, silakan Anda pelajari secara mandiri modul Anda halaman 1.6 sampai dengan 1.7.
Adverbial Clause
Yang ini, tentu saja, adalah clause yang berfungsi sebagai adverb. Kita langsung saja ke contoh dari modul
6. He gave the money to the man who had done the work.
Pada contoh ini, clause “to the man who had done the work” menerangkan kegiatan “gave the money”. Karena dia menerangkan verb, maka dia disebut adverbial clause.
Ini contoh lain:
7. It was very noisy when Jim studied in the Sweet Shop for his chemistry quiz.
Sekarang silakan Anda mempelajari modul Anda secara mandiri halaman 1.7 sampai dengan 1.9.
Ini adalah dependent clause yang berfungsi sebagai benda (noun clause). Clause ini juga suka disebut sebagai “that clause” karena menggunakan “that”.
Ini adalah adverbial clause yang ditandai dengan dependent marker “when”. Dependent marker lainnya yang bisa digunakan antara lain: after, although, as, as if, because, before, even if, even though, if, in order to, since, though, unless, until, whatever, when, whenever, whether, dan while.
3
Modul 1 & Modul 2
Sentence
Barangkali perlu sedikit membahas apa itu kalimat. Secara makna, serangkaian kata-kata itu disebut kalimat jika memberikan pemahaman yang utuh. Secara fungsi, serangkaian kata-kata itu disebut kalimat jika di dalamnya terkandung subject dan predicate. Di sini kita, yang merupakan pengguna bahasa Indonesia, harus hati-hati. Di dalam bahasa Inggris, dalam suatu predikat harus ada katakerjanya, dan keberadaa kata kerja ini mutlak. Dalam bahasa Indonesia, keberadaan katakerja dalam kalimat tidak mutlak. Berikut contohnya:
8. I need a new pencil.
9. She is sick.
Di dalam modul dikemukakan bahwa suatu kalimat bisa terdiri dari satu kata. Silakan baca dan pelajari sendiri.
Clasification of Sentence
Klasifikasi kalimat terbagi dalam dua kategori besar, yaitu klasifikasi berdasarkan Classification by types dan Classification by the number of full predications.
Classification by types
Declarative Sentence adalah kalimat yang memberikan informasi atau pendapat. Pelajari contoh berikut: 10. I am find. 11. She was playing in the yard. 12. He goes to bed before 10. 13. Math is a difficult subject.
Interrogative
Ini adalah kalimat tanya, sebagaimana contoh berikut: 14. Are you alright 15. Did she find her lost pen? 16. Have you read the letter? 17. Why are you here? 18. Where did you go?
ini adalah predicate yang di dalamnya ada katakerja need.
ini adalah predicate yang di dalamnya ada katakerja is. Dalam bahasa Indonesia, kita bisa langsung mengatakan “Dia sakit” dan dalam kalimat ini tidak ada katakerja, tetapi tetap bisa disebut kalimat. Dalam bahasa Inggris, kita tidak bisa mengatakan “she sick”.
Yes-No Questions
Question-word Questions
4
Modul 1 & Modul 2
Imperative sentence
Ini merupakan kalimat perintah atau permintaan. Kalimat ini diakhiri dengan tanda seru (!). Perhatikan contoh berikut. 19. Stop! 20. Be quiet! 21. Take it! 22. Open the door! 23. Wait here, please!
Exclamation Sentence
Tipe ini digunakan untuk mengungkapkan emosi, seperti rasa kagum, gembira, atau perasaan lainnya. Biasanya, tipe ini diawali dengan kata what atau How. Pelajari contoh berikut.
24. What a party! 25. What beautiful eyes! 26. How beautifully she danced
Classification by the number of full predications
Simple Sentence
Ini kalimat sederhana yang hanya memiliki satu ide atau pemikiran saja. Pelajari contoh berikut. 27. Amy studied biology. 28. Aji was ini Yogyakarta. 29. She plays violin well.
Compound Sentence
Ini merupakan kalimat yang menggabungkan dua (bisa lebih) ide atau pemikiran. Pelajari contoh berikut. 30. She cooked in the kitchen and I worked in my study.
Pada contoh 30 ini ada dua ide atau pemikiran, yaitu “She cooked in the kitchen” dan “I worked in my study” yang disatukan dengan menggunakan conjunction “and”.
Kalau Anda perhatikan, kedua clauses pada contoh 30 ini memiliki posisi yang setera; keduanya bisa berdiri sendiri tanpa tergantung kepada yang lainnya.
Dalam compound sentence, penyatuan dua dependent clauses ini dilakukan dengan menggunakan kata penghubung (conjunctions). Conjuctions yang dapat digunakan antara lain also, besides, moreover, still, therefore, consequently, otherwise, accordingly, however, nevertheless, then, thus, furthermore, on the other hand.
Untuk compund sentence ini, silakan selanjutnya Anda pelajari modul Anda halaman 1.21 sampai dengan 1.24.
Imperative Sentence ini seperti tidak memiliki subject, tapi sebenarnya ada subject-nya, hanya tidak disebutkan. Kata “Stop!” misalnya, sebenarnya bermakna “You stop!”.
[Pesta yang hebat!]
[Mata yang indah!] [Betapa indahnya dia menari!]
5
Modul 1 & Modul 2
Complex Sentence
Complex sentense adalah kalimat yang terdiri dari satu independent clause ditambah dengan satu atau lebih dependent clause (atau subordinate clause). Pelajari contoh berikut yang saya ambil dari modul dengan seksama.
31. You should lock the doors before you leave the house.
32. When the conductor appeared on the stage, the audience applauded loudly.
Silakan Anda pelajari modul Anda halaman 1.24 sampai dengan 1.25.
Compound Complex Sentence
Compound complex sentence terbuat dari dua independent clause ditambah dengan satu atau dua dependent clause. Pelajari contoh berikut:
33. Although I like to go camping, I haven't had the time to go lately, and I haven't found anyone to go with.
Analisis untuk kalimat ini adalah sebagai berikut
Although I like to go camping dependent clause I haven't had the time to go lately independent clause I haven't found anyone to go with independent clause
Ini adal contoh lain. 34. We decided that the movie was too violent, but our children, who like to watch scary movies, thought that we were wrong.
Analisis untuk kalimat ini agak rumit. Pelajari dengan seksama:
We decided that the movie was too violent independent clause (but) our children thought that we were wrong independent clause who like to watch scary movies dependent clause
Satu contoh lagi untuk Anda 35. I usually use a pick whenever I play the guitar, or I just use my fingers.
I usually use a pick independent clause whenever I play the guitar dependent clause (or) I just use my fingers independent clause
Untuk selanjutnya, silakan pelajari modul Anda halaman 1.25 – 1.26.
Dependent clause. Independent clause
Dependent clause. Independent clause
6
Modul 1 & Modul 2
Modul 2: Conjunction
Coordinate conjuction
Penggabungan kata
Termasuk pada coordinate conjunction adalah and, but, or, yet, so, dan for. Coordinate conjunction ini berfungsi untuk menyatukan dua kata atau lebih. Kata-kata yang bisa disatukan bisa nouns, bisa verbs, bisa adjectives, bisa juga adverbs.
Penggabungan dua nouns 36. Anton and Tony are brothers.
37. I need books and pencils.
Penggabungan dua verbs 38. She slipped and fell down.
Penggabungan dua adjectives 39. She not clever but beautiful
Penggabungan dua adverbs 40. They moved quickly but quietly
Informasi lebih lengkap ada di halaman 2.2 – 2.4 modul Anda.
Penggabungan frasa
Perhatikan contoh yang saya ambil dari modul ini. 41. The choir sang traditional songs and the national anthem beautifully.
Banyak contoh lagi di modul Anda; silakan pelajari halaman 2.5 – 2.7.
Functional unit joined by coordinate
Bagian ini tidak akan saya kupas di sini; silakan Anda pelajari secara mandiri pada halaman 2.7 – 2.9.
Kata Anton dan Tony digabungkan oleh and.
Kata books dan pencils digabungkan oleh and.
Katakerja slipped dan fell down digabungkan oleh and.
Katasifat clever dan beautiful digabungkan oleh but.
Kata quicly dan quietly digabungkan oleh but.
dua frasa ini (traditional songs dan the national anthem) digabungkan oleh and.
7
Modul 1 & Modul 2
Subordinate conjunctions
Penjelasan untuk masalah ini saya kira lebih baik dengan contoh. Perhatikan kalimat berikut (yang saya ambil dari modul halaman 2.17): 42. He could not complete the programme because he could not finish doing his research.
Subordinate conjunctions lainnya yang dapat digunakan antara lain: after although as because before if once since that though till unless until whenever whereas while
Tabel 2.1 pada modul halaman 2.18 – 2.20 memberikan contoh lengkap mengenai subordinate conjunction dalam penggunaannya.
Two word conjunctions
Suatu conjunction tidak selalu terdiri dari satu kata, tetapi juga ada yang terdiri dari lebih dari satu kata. Perhatikan dan pelajari beberapa contoh berikut yang saya ambil dari modul:
inasmuch as (=cause)
The company will have to take the case to court inasmuch as no offer has been made to pay for the damage.
now that (=cause)
Now that she has already a baby, she has to find a baby sitter.
Provided that I will come, provided that I am invited.
if only I could get more work if only there were not so much noise.
as if as though
She acted as if she were rich
Subordinate conjunctions beginning with prepositional phrase
Pada bagian ini, penulis modul menguraikan penggunaan as long as, for the purpose that, for fear that, in order that, in the hope that dan lainnya bersama dengan maknanya. Anda dapat mempelajari bagian ini pada halaman 2.22 – 2.24.
Di bawah ini diberikan contoh dalam kalimat. 43. As far as I am concerned, he can do what he likes. 44. The football team is selected for the purpose that they may win the competition. 45. Hendry studies very hard for fear that he may not be able to be the best student.
Ini adalah subrdinate counjunction karena fungsinya yang mengawali subordinate clause yang berbunyi “he could not finish doing his research”
8
Modul 1 & Modul 2
Split conjunctions
Bagian terakhir dari modul ini mengupas split conjunctions. Disebut split conjunctions karena conjunctions yang terpisah oleh kata-kata lain. Pelajari contoh di bawah ini: 46. He was injured so badly that he had to go to the hospital. 47. It is such expensive furniture that I cannot afford it.
Berikutnya silakan Anda pelajari sendiri di halaman 2.25 – 2.25.