TUGAS 3
IDIK4017/ PEMBAHARUAN DALAM PEMBELAJARAN
NAMA : HARIS ISMAIL
NIM : 031052192
PROGRAM STUDI : 58/Pendidikan Bahasa Inggris
UPBJJ-UT : 85/ GORONTALO
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Terbuka
2022.1
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan Tugas 3 Pembaharuan Dalam pendidikan.
Penulis menyadari Jawaban dari tugas ini masih jauh dari sempurna mungkin masih banyak yang keliru sebab masih manusia biasa yang tak luput dari segala kesalahan kekeliruan . Oleh karenanya, diharapkan saran dan kritik yang membangun agar penulis menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.
Semoga laporan Tugas 3 ini dapat menambah wawasan dan memberi manfaat bagi pembaca.
Gorontalo, 07/06/2022
Penulis
PEMBAHASAN
Jawaban :
Ø Ada tiga bentuk sistem pembelajaran berbasis TIK, yaitu Web Course, Web Centric Course, Web Enhanced Course.
1. Jelaskan perbedaan diantara tiga model tersebut !
Jawab : Perbedaan di antara tiga model itu yaitu :
· Web Course yaitu penggunaan jejaring web untuk keperluan pembelajaran, di manaseluruh bagian bahan belajar, diskusi, konsultasi, penugasan, latihan dan ujiansepenuhnya disampaikan melalui internet. Siswa dan guru sepenuhnya terpisah,namun hubungan komunikasi antara peserta didik dengan pengajar dapat dilakukansetiap saat melalui jejaring internet.
· Web Centric Course yaitu pembelajaran di mana sebagian bahan belajar, diskusi,konsultasi, penugasan, dan latihan disampaikan melalui internet, sedangkan ujian dansebagian konsultasi, diskusi, dan latihan disampaikan secara tatap muka. Dalamproses belajarnya, sebagian dilakukan dengan tatap muka yang biasanya berupatutorial, presentase tatap muka tetap lebih kecil dibandingkan dengan prosespembelajaran melalui internet.
· Web Enhanced Course yaitu pemanfaatan internet untuk pendidikan, untuk penunjangpeningkatan kualitas belajar mengajar di kelas. Dan kegiatan pembelajaran utama yaitu berupa tatap muka di kelas
2. Menurut saudara, model manakah yang terbaik ? jelaskan alasannya
Jawaban :
Menurut pendapat saya model pembelajarannyang terbaik adalah Web Course atau pembelajaran yang berbasis Web seperti UPBJJ- UT sekarang ini, walaupun memiliki kekurangan namun berbasis Web tidak terikat tempat. Dan waktu.
Adapun kelebihan dan kekurangan pembelajaran berbasis Web atau Web course adalah sbb:
Kelebihan pembelajaran berbasis web yaitu:
- Memungkinkan setiap orang dimanapun dan kapanpun untuk belajar.
- Peserta didik dapat belajar sesuai dengan karakteristik dirinya sendiri karena bersifat individual.
- Kemampuan untuk membuat tautan (link), sehingga peserta didik dapat mengakses informasi dari berbagai sumber, baik didalam maupun diluar lingkungan belajar.
- Sangat potensial sebagai sumber belajar bagi peserta didik yang tidak memiliki waktu untuk belajar.
- Dapat mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan mandiri dalam belajar.
- Menyediakan sumber balajar tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya materi pembelajaran.
- Isi dari materi pelajaran dapat di perbarui dengan mudah.
- Access is available anytime, anywhere, around the globe.
- Student equipment cost are affordable.
- Student tracking is made easy
- Possible “learning object” architecture supports on demand personalized learning.
- Contentisealy update.
Sedangkan kekurangan dari pembelajaran berbasis web yaitu:
- Keberhasilan pembelajaran berbasis web bergantung pada kemandirian dan motivasi belajar
- Akses untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan web seringkali menjadi masalah bagi peserta didik
- Pembelajar dapat cepat merasa bosan dan jenuh jika mereka tidak dapat mengakses informasi, dikarenakan tidak memiliki peralatan yang memadai terutama bandwith yang tidak cukup.
- Dibutuhkannya panduan bagi pembelajar untuk mencari informasi yang relevan, dikarenakan informasi yang terdapat didalam web sangat beragam.
- Dengan menggunakan pembelajaran berbasis web, peserta didik terkadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dalam fasilitas komunikasi
Ø Kedudukan multimedia dalam pembelajaran adalah sebagai kompojejnatau bagian integral pembelajaran.
1. Jelaskan tahapan-tahapan dalam pembelajaran multimedia !
Jawaban :
a. Concept (Konsep). Merumuskan dasar-dasar dari proyek multimedia yang akan dibuat dan dikembangkan. Terutama pada tujuan dan jenis proyek yang akan dibuat.
b. Design (Desain / Rancangan). Tahap dimana pembuat atau pengembang proyek multimedia menjabarkan secara rinci apa yang akan dilakukan dan bagaimana proyek multimedia tersebut akan dibuat. Pembuatan naskah ataupun navigasi serta proses desain lain harus secara lengkap dilakukan.Pada tahap ini akan harus mengetahui bagaimana hasil akhir dari proyek yang akan dikerjakan.
c. Obtaining Content Material (Pengumpulan Materi). Merupakan proses untuk pengumpulan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam proyek. Mengenai materi yang akan disampaikan, kemudian file-file multimedia seperti audia, video, dan gambar yang akan dimasukkan dalam penyajian proyek multimedia tersebut.
d. Assembly (Penyusunan dan Pembuatan). Waktunya proyek multimedia diproduksi. Materi-materi sefta file-file multimedia yang sudah didapat kemudian dirangkai dan disusun sesuai desain. Pada proses ini sangat dibutuhkan kemampuan dari ahli agar mendapatkan hasil yang baik.
e. Testing (Uji Coba). Setelah hasil dari proyek multimedia jadi, perlu dilakukan uji coba. Uji coba dilakukan dengan menerapkan hasil dari proyek multimedia tersebut pada pembelajaran secara minor. Hal ini dimaksudkan agar apa yang telah dibuat sebelumnya memang tepat sebelum dapat diterapkan dalam pembelajaran secara massal.
f. Distribution (Menyebar Luaskan). Tahap penggandaan dan penyebaran hasil kepada pengguna. Multimedia perlu dikemas dengan baik sesuai dengan media penyebar luasannya, apakah melalui CD/DVD, download, ataupun media yang lain.
2. Jelaskan contoh penerapan teknologi multimedia dalam pembelajaran !
Jawaban :
Teknologi Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan atau pembelajaran dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri atau otodidak. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.
Gamifikasi
Gamifikasi adalah penggunaan dari teknik desain permainan, permainan berpikir dan permainan mekanik untuk meningkatkan non-game konteks. Biasanya gamifikasi berlaku untuk non-game aplikasi dan proses, untuk mendorong orang untuk mengadopsi mereka, atau untuk mempengaruhi bagaimana mereka digunakan. Gamifikasi bekerja dengan membuat teknologi yang lebih menarik, dengan mendorong pengguna untuk terlibat dalam perilaku yang diinginkan, dengan menunjukkan jalan untuk penguasaan dan otonomi, dengan membantu untuk memecahkan masalah dan tidak menjadi gangguan, dan dengan mengambil keuntungan dari kecenderungan psikologis manusia 'untuk terlibat dalam game'. Teknik ini dapat mendorong orang untuk melakukan pekerjaan mereka yang biasanya membosankan, seperti menyelesaikan survei, belanja, mengisi formulir pajak, atau membaca situs web. Data yang tersedia dari situs-situs gamified, aplikasi, dan proses perbaikan menunjukkan potensi di daerah seperti keterlibatan pengguna, ROI, kualitas data, ketepatan waktu, atau belajar.
E-Learning
Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses di mana saja. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Aplikasi Interkatif
CD interaktif dapat digunakan pada pembelajaran di sekolah sebab cukup efektif meningkatkan hasil belajar siswa terutama komputer. Terdapat dua istilah dalam perkembangan CD interaktif ini yaitu Computer Based Instructuion (CBI) dan Computer Assisted Instructuion (CAI) Sifat media ini selain interaktif juga bersifat multi media terdapat unsur-unsur media secara lengkap yang meliputi sound, animasi, video, teks dan grafis. Beberapa model multimedia interaktif di antaranya:
· Model Drill: Model drills dalam CBI pada dasarnya merupakan salah satu starategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui penciptaan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana yang sebenarnya.
· Model Tutorial: Program CBI tutorial dalam merupakan program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak berupa program komputer yang berisi materi pelajaran. Metode Tutorial dalam CAI pola dasarnya mengikuti pengajaran Berprograma tipe Branching yaitu informasi/mata pelajaran disajikan dalam unit – unit kecil, lalu disusul dengan pertanyaan. Respon siswa dianalisis oleh komputer (Diperbandingkan dengan jawaban yang diintegrasikan oleh penulis program) dan umpan baliknya yang benar diberikan. (Nana Sudjana & Ahmad Rivai:139). Program ini juga menuntut siswa untuk mengaplikasikan ide dan pengetahuan yang dimilikinya secara langsung dalam kegiatan pembelajaran.
· Model Simulasi: Model simulasi dalam CBI pada dasarnya merupakan salah satu starategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui penciptan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana yang sebenarnya.
· Model Games: Model permainan ini dikembangkan berdasarkan atas “pembelajaran menyenangkan”, di mana peserta didik akan dihadapkan pada beberapa petunjuk dan aturan permainan.
Ø Jenis alat ukur dalam proses evaluasi terdiri atas bentuk tes dan non tes.
1. Dalam bentuk tes, menurut saudara metode tes apakah yang paling baik untuk diterapkan ? jelaskan alasannya !
Jika dilihat dari sifatnya metode tes yang baik adalah :
Tes verbal dan (2) tes nonverbal. Tes verbal, yaitu tes yang menggunakan bahasa sebagai alat untuk melakukan tes. Tes verbal ini terdiri dari (a) tes lisan (oral test) dan (b) tes tulis. Sedangkan tes nonverbal adalah tes yang tidak menggunakan bahasa sebagai alat untuk melaksanakan tes, tetapi menggunakan gambar, memberikan tugas, dan sebagainya, atau dengan tes ini tester menghendaki adanya respons dari testee bukan berupa ungkapan kata-kata atau kalimat, melainkan berupa tindakan atau tingkah laku. Jadi, respons yang dikehendaki muncul dari testee adalah berupa perbuatan atau gerakan-gerakan tertentu.
2. Dalam bentuk non tes, menurut saudara metode tes apakah yang paling baik untuk diterapkan ? jelaskan alasannya !
Dengan bentuk nontes maka teknik penilaian atau evaluasi hasil belajar peserta didik dapat dilakukan dengan pengamatan secara sistematis (observasi), melakukan wawancara (interview), dan menyebar angket (questionnaire). Adapun penggolongan atau contoh alat evaluasi nontes, yaitu:
· Observasi (pengamatan). Teknik pengamatan atau observasi merupakan salah satu bentuk teknik nontes yang biasa dipergunakan untuk menilai sesuatu melalui pengamatan terhadap objeknya secara langsung, saksama, dan sistematis. Pengamatan memungkinkan untuk melihat dan mengamati sendiri kemudian mencatat perilaku dan kejadian yang terjadi pada keadaan sebenarnya.
· Interview (wawancara). Wawancara adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan yang dilaksanakan, dengan cara melakukan tanya jawab lisan secara sepihak, berhadapan muka, dengan arah serta tujuan yang telah ditentukan.
· Angket (questionnaire). Angket juga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam rangka penilaian hasil belajar. Angket adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Sehingga angket berbeda dengan wawancara. Adapun prinsip penulisan angket, yaitu: (a) isi dan tujuan pertanyaan jelas, (b) bahasa yang digunakan mudah dipahami, (c) tipe dan bentuk pertanyaan (terbuka atau tertutup), (d) pertanyaan tidak mendua, (e) tidak menanyakan yang sudah lupa, (f) panjang pertanyaan (maksimal 30 pertanyaan), (g) urutan pertanyaan (dari mudah ke sulit), (h) prinsip pengukuran, dan (i) penampilan fisik angket.
Ø Penilaian pembelajaran terdiri atas aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
1. Buatlah contoh soal untuk mengukur aspek kognitif ! (masing-masing 2 soal dan KD sesuai keinginan saudara).
Jawaban :
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
|
ompetensi Dasar |
Indikator Pencapaian Kompetensi |
||
|
3.1 |
Menerapkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks |
3.1.1
3.1.2
3.1.3 |
Menyebutkan fungsi sosial teks interaksi
|
Contoh soal
Choose the best
answer.
1. Mira : . . .
Amir : You must wear your hat and scarf.
What does Mira probably say?
a. The baby is sleeping
b. It’s a really dark night
c. I can hear what you say
d. It’s very cold outside
2. You . . . queue at the entrance for tickets
a. must
b. mustn’t
c. shouldn’t
d. may
2. Dalam pengukuran aspek afektif, menurut saudara teknik apakah yang paling baik untuk digunakan ?
Menurut saya adalah teknik Tes sebab teknik Tes merupakan suatu teknik atau cara yang digunakan dalam rangka melaksanakan kegiatan pengukuran, yang di dalamnya terdapat serangkaian pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, kecerdasan, kemampuan, atau bakat yang dimiliki oleh sesesorang atau kelompok.
Reference
Paulina Pannen, dkk , Modul IDIK 4017, Pembaharauan dalam pembelajaran, Penerbit Universitas Terbuka.
Jabarprov https://jabarprov.go.id/index.php/news/22899/2017/05/09/Pembangunan-Berkelanjutan-Sejalan-Dengan-Tiga-Pilar diakses pada 3/06/2022
Spadahttps://spada.uns.ac.id/pluginfile.php/56646/mod_forum/attachment/3605/EVALUASI_PEMBELAJARAN_BAHASA_INGGRIS.pdf?forcedownload=1diakses pada 04/06/2022
Guru berbagi https://files1.simpkb.id/guruberbagi/rpp/210054-1607917296 diakses pada 06/06/2022
Jurnaldikbud https://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/download/464/310/ diakses pada 06/06/2022
Quipper https://www.quipper.com/id/blog/info-guru/kompetensi-dasar/ diakses pada 07/06/2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar