TUGAS PENGANTAR PENDIDIKAN
Salah satu bentuk adanya pengaruh
filsafat progresivisme dalam pendidikan adalah meletakkan dasar-dasar
kemerdekaan dan kebebasan kepada peserta didik. Anak didik diberikan
kebebasan secara fisik maupun cara berfikir, guna mengembangkan bakat,
kreativitas, dan kemampuan yang terpendam dalam dirinya tanpa terhambat
oleh rintangan yang dibuat oleh orang lain. Berikan pendapat Anda
tentang pengaruh aliran progresivisme ini dalam pendidikan nasional kita
JAWABAN :
Tentang pengaruh aliran progresivisme ini dalam pendidikan nasional
Menurut saya aliran progresivisme ini, sangat baik juga bila
diterapakan dalam pedidikan nasional kita, karena adanya aliran
progresivisme pendidikan menjadi memiiki strategi yang baik. Karean
filsafat progesivisme berpendapat bahwa pengetahuan yang benar pada masa
kini mungkin tidak benar dimasa mendatang. Karenanya, cara terbaik
mempersiapkan para siswa untuk suatu masa depan yang tidak diketahui
adalah membekali mereka mengatasi tantangan-tantangan baru dalam
kehidupan untuk menemukan kebenaran-kebenaran yang relevan pada saat
ini. Melalui analisis diri dan refleksi yang berkelanjutan, individu
dapat mengientifikasi nilai-nilai yang tepat dalam waktu yang dekat.
Berikut juga mplikasi filsafat progresivisme terhadap pendidikan
– Menurut progesivisme proses pendidikan mempunyai dua segi, yaitu
psikologis dan sosiologis. Dari segi psikologis, pendidik harus dapat
mengetahui tenaga-tenaga atau daya-daya yang ada pada anak didik yang
akan dikembangkan. Dari segi sosiologis, pendidik harus mengetahui ke
mana tenaga-tenaga itu harus dibimbingnya
– Guru dalam melakukan tugasnya dalam praktek pendidikan berpusat pada anak, mempunyai peranan-peranan sebagai Fasilitator, Motivator, Konselor siswa dallam kegiatan belajar sendiri.
– Guru perlu mempunyai pemahaman yang baik tentang katakteristik siswa, dan teknik-teknik memimpin perkembangan siswa, serta kecintaan kepada anak, agar dapat melaksanakan peranan-peranan yang baik.
– Dalam prinsip-prinsip pendidikan peranan guru tidak langsung, melainkan memberi petunjuk kepada siswa. Kebutuhan dan minat siswa akan menentukan apa yang mereka pelajari. Anak harus diizinkan untuk merencanakan perkembangan diri sendiri, dan guru harus membimbing kegiatan belajar
– Guru dalam melakukan tugasnya dalam praktek pendidikan berpusat pada anak, mempunyai peranan-peranan sebagai Fasilitator, Motivator, Konselor siswa dallam kegiatan belajar sendiri.
– Guru perlu mempunyai pemahaman yang baik tentang katakteristik siswa, dan teknik-teknik memimpin perkembangan siswa, serta kecintaan kepada anak, agar dapat melaksanakan peranan-peranan yang baik.
– Dalam prinsip-prinsip pendidikan peranan guru tidak langsung, melainkan memberi petunjuk kepada siswa. Kebutuhan dan minat siswa akan menentukan apa yang mereka pelajari. Anak harus diizinkan untuk merencanakan perkembangan diri sendiri, dan guru harus membimbing kegiatan belajar
Maka dengan demikian dengan adanya pengaruh aliran progresivisme
didalam pendidikan nasional , maka pendidikan yang membina dan
berdaarakan minat belajar yang mencakup seluruh pengalaman sosial anak
dan orang dewasa sekaligus menaruh perhatian kepada minat anak secara
individual. Aliran ini lebih memusatkan perhatian pada proses yang continue
dari pada interaksi antar pribadi dengan masyarakat dibandingkan dengan
ketentuan – ketentuan normatif yang sesungguhnya adalah produk
interaksi itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar